Laman

Minggu, 12 September 2010

marhaban ya ramadhan
dunia penuh berkah telah berlalu
namun saat-saat itu masih saja terasa
yaitu dimana keakraban keluarga terjalin
di saat bersilahturahmi dengan sanak saudara
ku ingin dapat melewati bulan itu lagi
bulan yang berlimpah pahala
mengapa mataku hanya ingin melihat kamu
mengapa bibir ini selalu tersenyum tatkala melihat tingkahmu
sungguh duniaku penuh dengan bayang-bayang wajah mu
sungguh hati ini hanya inginkan kamu
 

Senin, 06 September 2010

aku cinta kamu
begitu juga dengan hatiku
yang tulus mencintaimu
sepenuh hatiku

       aku sayang kamu
       ku korbankan hiduku
       hanya untuk melihat
       kau selalu tersenyum

karna sungguh
ku tak sanggup
melihatmu bersedih
mungkin ku bagai batu yang keras
tapi tahukah kamu
sekeras apapun batu itu
dia akan terkikis
jika tertetes air terus menerus
dan sekejap habis
dan diriku bagai batu itu
yang memiliki kerapuhan karna cinta
yang mejadikan hati ini lemah
aku yang duduk di sini sendiri
merenung dan menyesali atas kejadian lampau
yang tak pernah terfikir sebelumnya

akulah penyendiri itu
akulah hati yang kesepian itu
dan aku bagai tubuh tak bernyawa
tak ada semangat hidup
yang mendorong ku tetap bertahan

hari-hari ku kelam
tak ada matahari di siang ku
tak ada cahaya bulan dan bintang di malamku
dengarkan hati yang tak bernyawa
agar kau mampu bangkit
dan kembalikan cintaku